Guru di Boltim terancam tak terima Tunjangan Sertifikasi
BURITITA.COM – Puluhan guru Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terancam tak menerima tunjangan sertifikasi guru pada semester pertama tahun 2016.
Kepala Bidang Pengendalian Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Dinas Pendidikan Boltim Momeng Ambarak mengatakan, Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di daerah itu sudah mencapai 438 orang yang terrsertifikasi.
“Sudah 300 lebih guru yang menerima dana sertifikasi triwulan satu. Sisanya masih menunggu SK Dirjen terkait penetapan mereka. Jumlahnya hampir 100 orang,” bebernya, Rabu (15/6/) kemarin.
Menurut Momeng, puluhan guru profesional tersebut terancam tak menerima dana sertifikasi sepanjang semester pertama jika Dirjen tak kunjung menerbitkan SK.
“Sekarang SK itu terbit enam bulan sekali. Jika tak keluar SK, maka tunjangan sertifikasi mereka tidak bisa dibayarkan,” jelas Momeng.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Boltim Oskar Manoppo, mengungkapkan tahun 2016 ini terjadi peningkatan dana sertifikasi dari sebelumnya sebesar Rp15 miliar menjadi Rp21 miliar.
“Triwulan satu sudah cair untuk 368 orang sebesar Rp3,4 miliar. Sisanya menunggu SK, karena tak bisa dibayarkan tanpa ada SK,” tandasnya.
Penyeluran triwulan dua akan dilakukan, ketika dokumen permintaan sudah diajukan.(Gm)
Penulis : redaksi
Judul : Guru di Boltim terancam tak terima Tunjangan Sertifikasi